23-08-2023 SS. Dato' Prof Dr MAZA : Pendirian Dan Pegangan Perlis Mengen...
I am 67,.(tua dah) During free times I like to drive to the country sides,fishing,sight seeing,cooking, photography, swimming and internet surfing. As for cooking,my speciality is the nasi impit with kuah kacang (traditional Malay). I also likes making new friends on the net. I wish to travel around the world and at the same time meet new people.
"Shinreen Kuen"
I am 67,.(tua dah) During free times I like to drive to the country sides,fishing,sight seeing,cooking, photography, swimming and internet surfing. As for cooking,my speciality is the nasi impit with kuah kacang (traditional Malay). I also likes making new friends on the net. I wish to travel around the world and at the same time meet new people.
Pengertian Hubbud Dunya
Pengertian Singkat Hubbud Dunya
Hubbud dunya atau cinta dunia yang berlebihan bisa membuat seseorang bersifat tamak dan rakus pada dunia. Hubbud dunya secara bahasa berasal dari Bahasa Arab yaitu hubbun yang artinya cinta, dan ad-dunya yang berarti dunia.
Dapat diambil pengertian bahwa hubbun dunya adalah kondisi seseorang yang mengagungkan urusan dunia sehingga membuatnya abai dengan perkara akhirat serta lalai untuk taat kepada Allah SWT. Secara sederhana, hubbud dunya adalah mencintai dunia dengan cara yang berlebihan.
Perlu dipahami, segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik bagi manusia. Cinta dan mencintai pada dasarnya adalah sesuatu hal yang baik. Namun demikian apabila terlalu berlebihan, maka akan berubah menjadi obsesi yang justru merugikan baik bagi sendiri maupun orang lain.
Inilah mengapa Rasulullah SAW merisaukan umatnya apabila terjebak ke dalam cinta yang berlebihan kepada dunia. Sebab hubbun dunya adalah sumber kehancuran umat manusia.
Terdapat beberapa penyebab seseorang jatuh ke dalam penyakit hati yang satu ini. Adapun di antara penyebab hubbud dunya adalah sebagai berikut:
- Menganggap dunia sebagai tujuan, bukan sebagai alat untuk mencapai kehidupan akhirat.
- Suka mengumpulkan harta dengan menghalalkan segala cara.
- Pelit dan kikir terhadap harta yang dimilikinya.
- Tidak rela jika hartanya lepas darinya.
- Tidak suka bersedekah dan mendermakan hartanya.
- Bersifat tamak dan serakah, yaitu selalu ingin mengumpulkan harta walaupun sudah memiliki.
- Tidak mensyukuri nikmat Allah SWT.
- Mendewakan kedudukan sosial.
I am 67,.(tua dah) During free times I like to drive to the country sides,fishing,sight seeing,cooking, photography, swimming and internet surfing. As for cooking,my speciality is the nasi impit with kuah kacang (traditional Malay). I also likes making new friends on the net. I wish to travel around the world and at the same time meet new people.



